Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Pembuatan Pestisida Nabati dan Pupuk Organik Cair dari Limbah Sampah Rumah Tangga
Diselenggarakannya
penyuluhan bertujuan untuk pemanfaatan limbah sampah rumah tangga yaitu kulit
bawang dalam pembuatan pestisida Nabati serta air cucian beras dalam pembuatan
Pupuk Organik Cair (POC).
Mengingat
sebagian besar masyarakat di Desa Suka Bhakti bermatapencaharian sebagai
petani, dimana mayoritas petani di Desa tersebut masih menerapkan pertanian
konvensional dengan penggunaan pupuk anorganik dan pupuk kimia yang terus
menerus untuk meningkatkan hasil produktivitas lahannya. Dwi Cahyani
mengatakan, “Di Desa Suka Bhakti banyak para petani dan ibu-ibu yang mempunyai
tanaman hias masih banyak menggunakan pupuk anorganik ataupun pupuk kimia yang
dibeli di pasar untuk pupuk tanaman yang mereka tanam dirumah”
Selain
itu, masih banyak warga khususnya ibu-ibu dan pedagang pasar yang membuang sisa
limbah dapur maupun limbah organik dan belum tau cara pengelolaan dan
pemanfaatan limbah organik. Sehingga dari persoalan tersebut, mahasiswa KKN
Unila mengadakan penyuluhan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang berasal
dari air cucian beras dan Pestisida Nabati yang berasal dari kulit bawang.
Acara penyuluhan dan praktik langsung dilaksanakan dalam 3 sesi. Sesi pertama
yaitu pemaparan materi dari mahasiswa KKN Fakultas Pertanian jurusan Agronomi
dan Hortikultula yang di paparkan oleh Dwi Cahyani dan Nova Rosita Aryanti
serta tanya jawab peserta penyuluhan.
“Pembuatan
Pupuk Organik Cair dari air cucian beras ini sangat berguna untuk mengurangi
penggunaan pestisida kimia pada tanaman, dimana bahan dan alat yang digunakan
juga sangat mudah untuk didapatkan” ujar Sutoyo, Bapak Lurah Suka Bhakti.
Sesi
kedua diisi dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati yang dibuat dari
kulit bawang dan pupuk organik cair dari Air cucian beras. Kemudian penyuluhan
diakhiri dengan tanya jawab dan pembagian hasil sample pupuk organik cair dan
pestisida nabati yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN Suka Bhakti 2 minggu
sebelum penyuluhan. Dengan diadakannya penyuluhan, diharapkan masyarakat Desa
Suka Bhakti dapat dengan mudah membuat sendiri pupuk organik cair dan pestisida
nabati dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar