AKPROF HIMAGRHO UNILA

Bidang Akademik dan Profesi Himpunan Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Lampung

MEMPERBAIKI DEGRADASI LAHAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KAYU PERTANIAN SEBAGAI BAHAN BAKU YANG TERDAPAT DI PEMUKIMAN WARGA, MAHASISWA KKN UNILA USUNG PROGRAM SISTEM PERBAIKAN TANAH “BIOCHAR”

(HIMAGRHO)Kampung Gunung Sari mayoritas penduduknya bekerja sebagai, 90 % penduduk Kampung Gunung Sari bermata pencaharian petani. Komoditas tani di Kampung Gunung Sari terdiri dari jagung, sawit, singkong, kopi, dan lada, serta beberapa tanaman rempah-rempah di pekarangan rumah. Sebelum melakukan program kerja, mahasiswa KKN Unila melakukan observasi terhadap lahan pertanian di Kampung Gunung Sari. Didapati hasil bahwasannya setiap lahan petani di Kampung Gunung Sari mengalami degradasi atau penurunan kesehatan tanah. Degradasi lahan tersebut disebabkan oleh seringnya pengaplikasian pupuk kimia secara terus menerus, perlu adanya rotasi atau pemberian sistem perbaikan tanah.


Selain dilakukan observasi pada lahan pertanian Kampung Gunung Sari dilakukan juga observasi pada daerah pemukiman warga Kampung Gunung Sari. Didapati hasil bahwa terdapat limbah kayu batang/rating, tongkol jagung, kulit kelapa sawit, bambu serta limbah pertanian lainnya. Berdasarkan hasil observasi  tersebut mahasiswa KKN Unila yang terdiri dari Garda Alfitra Gumay (Agronomi dan Hortikultura 2021), Mifdhal, Fazle, Safira, Ayuni, Yuriche, Valentina mengusung program kerja sistem perbaikan tanah berbahan baku limbah kayu pertanian yaitu “biochar”. Kegiatan dilakukan penyuluhan sosialisasi tentang perlu diadakannya sistem perbaikan tanah yaitu biochar serta melakukan pembuatan dan praktik pengaplikasian biochar. Penyuluhan ini dilakukan di masing-masing dusun Kampung Gunung Sari dan juga kepada 2 kelompok tani Kampung Gunung Sari.


Bapak Sam selaku Kepala Dusun 2 merespons baik atas terlaksananya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unila karena telah mengadakan kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan kami sebagai petani bahwasannya di lahan kami memang sering dilakukan pengaplikasian pupuk kimia secara terus menerus sehingga terjadi degradasi lahan yang mengakibatkan menurunnya produksi hasil pertanian” ujarnya. Beliau juga bertanya tentang pengaplikasian biochar dan juga menyamakan dengan kebiasaan petani di sana yaitu koak (pengolahan tanah).


Dalam sambutannya, Garda Alfitra Gumay (Agronomi dan Hortikultura 2021) mengungkapkan terimakasih atas kesempatannya untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih sekali atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami agar dapat melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik biochar. Tujuan kami mengusung program kerja ini yaitu untuk dapat membantu petani  Kampung Gunung Sari terkait permasalahan degradasi tanah sehingga dapat membantu produktivitas setiap komoditas yang akan ditanam oleh petani. Adapun kedatangan kami disini juga untuk bersilaturahmi dengan warga Kampung Gunung Sari sehingga yang tadinya tidak kenal menjadi kenal dan bahkan bisa menjadi saudara walaupun kami sudah berpulang dari kegiatan KKN namun silahturahmi tetap terjaga”.


Garda Alfitra Gumay (Agronomi dan Hortikultura 2021)  juga berharap kedatangan kelompok KKN di Kampung Gunung Sari dapat menjadi manfaat baik bagi warga Gunung Sari maupun mahasiswa KKN Unila

“Kami sangat berharap setiap kegiatan yang kami usung di Kampung Gunung Sari dapat menjadi manfaat bagi warga Kampung Gunung Sari. Saya berharap manfaat tersebut tidak terputus atau  selesai hanya saat ketika kami berada di Kampung Gunung Sari, namun manfaat tersebut bisa tetap terlaksana meskipun kami sudah kembali”.

 

Penulis : Garda Alfitra Gumay, Safira Sashi Arifah 
Penyunting: Nurul Hanifah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar